Beberapa Tipe Parfum dan Efeknya

Parfum adalah campuran dari wangi minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan tubuh manusia, hewan, benda dan ruangan bau yang menyenangkan. Kata parfum berasal dari bahasa latin “per fumum” yang artinya melalui asap. Wewangian atau seni membuat parfum, mulai di jaman kuno Mesopotamia dan Mesir, tetapi dikembangkan selanjutnya dengan sempurna oleh Romawi dan Persia. Dan kini Prancis menjadi pusat pembuatan parfum dan kosmetik di Eropa. Banyak jenis parfum yang dapat digunakan, termasuk parfum wanita yang sering beredar dipasaran.

Jenis parfum yang umumnya ditawarkan oleh pasar antara lain, adalah sebagai berikut:

  • Eau de perfume merupakan yang paling banyak disukai pengguna parfum. Kandungan konsentrat parfum ini adalah 7-15%. Parfum ini memberikan aroma yang berlangsung lama, meski tidak selama parfum original. Eau de perfum lebih murah dari perfume ektrak (extrait atau parfum original biasanya 15-40% senyawa aromatic). Contoh produk pasar untuk kategori parfumi ini adalah parfum Bulgari tipe BLV Eau de Perfume II untuk volume 50ml dihargai sekitar Rp. 600.000,-
  • Esprit de parfum adalah 12%-25% minyak esensial. Aroma mewangian lebih awet dari pada eau de parfum. Biasanya jenis parfum ini jual dengan lebih mahal dari pada eau de parfum, contohnya perfume Pasion Dior yang ditawarkan pada pasar dengan harga sekitar Rp. 1.200.000,- yang sering digunakan sebagai parfum wanita karir.
  • Eau de cologne ditemukan oleh Giovanni Maria Farina. Eau de cologne terdiri dari minyak buah-buahan seperti jeruk nipis, jeruk manis, dan lainnya, yang dicampur dengan 85% etanol cair. Konsentrasi minyak dalam parfum ini hanya 5%. Meski aromanya tidak tahan lama, tetapi parfum ini sering menawarkan sensasi kesegaran. Di Indonesia banyak perusahaan parfum local yang menawarkan jenis parfum ini.
  • Eau de Toilette merupakan parfum dengan konsentrasi senyawa aromatic 5-6%. Aroma yang dihasilkan tidak tahan lama.
  • Parfum buatan sendiri biasanya dibuat oleh kaum selebriti yang bekerja sama dengan perusahaan multinasional. Misalnya perfume Paris Hilton, J-Lo, yang banyak berada dipasaran.
  • Parfum wanita yakni parfum yang dibuat khusus untuk kaum wanita. Contohnya Prada adalah parfum bagi wanita dikelompok usia 35-60 tahun. Sweet Pink oleh Aquiolina juga ideal untuk gadis muda, harganya pun cukup relative murah yakni bekisaran Rp. 150.000,- hingga Rp. 400.000,- dengan aroma yang lembut dan dan sporty.

Sedangkan menurut kelompok olfactive (titik awal untuk deskripsi parfum), parfum dibagi atas beberapa jenis dan memiliki efek emosional dan mencerminkan individu. Jenis perfum tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Floral, karakter gender dan romantis. Dianggap sebagai parfum wanita, biasanya wewangian ini didominasi oleh satu hingga beberapa bunga tertentu sebagai senyawa parfum.
  • Aldehydic, karakter elegan dan klasik. Parfum ini diperoleh dengan cara difusi radiasi parfum floral sehingga menghasilkan parfum yang inovatif. Contohnya Channel No.5 adalah parfum aldehydic pertama.
  • Floriental, karakter sensual dan gairah. floriental dilambangkan dengan konsep bunga yang terkesan manis dan berwibawa lebih kearoma ketimuran. Contohnya parfum seperti Poison dan Amarige.
  • Oriental, karakteristik nafsu dan menggoda. Parfum ini berasal dari wewangian timur seperti sweet balm dan resin dari Arab Saudi dan rempah-rempah dari India. Contoh parfum ini adalah Shalimar, Opium, dan Addict.
  • Chypre, kharakteristik canggih. Parfum ini tipe kontras dari aroma jeruk segar dan cemara. Contohnya parfum Miss Dior, serta Paloma Picasso.
  • Cologne, karakteristik murni dan bercahaya. Awalnya berbasis eau de Cologne, kini berkembang menjadi lebih kompleks seperti parfum modern Eau Dynamisante. Cologne parfum memiliki karakter karena aroma segar minyak agrumen seperti lemon, jeruk mandarin dikombinasikan dengan aroma kayu bunga. Green (hijau), karakteristik aktif dan petualang. Parfum ini berdasarkan dari aroma daun-daunan dengan sedikit aroma vanilla. Parfum ini memiliki aroma segar untuk digunakan diluar ruangan. Contoh parfum ini adalah Altiage, dan Chanel 19.
  • Ozonic, karakteristik dingin dan menyegarkan. Sebuah parfum Ozonic ditandai dengan aroma dingin, menyegarkan, seperti aroma laut dan memiliki efek bersemangat muda. Ini adalah kombinasi atas aroma buah dan bunga. Elemen buah sering digunakan yaitu semangka. Contohnya parfume Escape dan Tommy T .
  • Fruity (buah-buahan), karakteristik ceria, muda, dan trendy. Parfum Fruity adalah parfum yang memiliki unsur buah, baik dicampur dengan aroma yang lain atau tidak. Parfum Fruity memiliki kesegaran yang lembut dan memancarkan jiwa muda dan kebahagiaan. Contoh produk parfum ini adalah Amazone, Lauren dan Kenzo.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai Beberapa Tipe Parfum dan Efeknya. Semoga dapat memberikan informasi dan menambah wawasan kita. Semoga bermanfaat, terimakasih.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

10 − eight =